Perawatan Luka Diabetes Mallitus

 

Assalamualaikum wr.wb.

Bagaimana kabarnya teman-teman semua, semoga baik-baik saja ya teman-teman.
Kali ini saya akan membagikan informasi tentang Perawatan Luka Diabetes Melitus (DM), semoga informasi ini dapat memberikan pengetahuan kepada teman-teman untuk mencegah dan merawat luka DM dirumah.

Cara Merawat Luka Diabetes untuk Mencegah Risiko Berbahaya

    Luka diabetes memiliki masa penyembuhan yang lebih lama dibandingkan dengan luka pada orang sehat. Penyebab lamanya luka diabetes untuk sembuh adalah kadar gula darah di dalam tubuh yang terlalu tinggi. Hal tersebut merusak saraf, menurunkan sistem kekebalan tubuh, dan menyebabkan sirkulasi darah memburuk, sehingga menghambat proses perbaikan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan. Akibatnya, luka pada penderita diabetes akan tetap terbuka, basah, dan susah disembuhkan. Luka yang yang tak kunjung sembuh menyebabkan penderita diabetes lebih rentan terserang infeksi jamur, infeksi bakteri, dan gangrene.

Bagaimana Cara Mencegah Luka Diabetes Semakin Parah?

  Guna mencegah risiko luka yang semakin parah, maka lakukanlah beberapa cara merawat luka diabetes, berikut ini.

  • Bersihkan luka
    Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk merawat luka diabetes adalah membersihkan luka dengan segera. Anda bisa membersihkan luka dengan menggunakan air mengalir dan sabun. Setelah itu, keringkan dan oleskan salep antibiotik yang direkomendasikan dokter agar luka terbebas dari kuman. Jangan lupa untuk rutin mengganti pembalut luka agar tidak kondisi luka terjaga kebersihannya.
  • Kurangi tekanan pada luka
    Hindari memberikan tekanan pada daerah luka, misalnya dengan tidak mengenakan pakaian ketat. Berkurangnya tekanan memungkinkan luka tidak bertambah parah dan lebih cepat sembuh. Jika luka terdapat di telapak kaki, sebaiknya gunakan bantalan yang empuk atau alas kaki khusus agar tidak memperberat kerusakan akibat luka diabetes.
  • Kontrol kadar gula darah
    Kadar gula darah yang tidak terkendali akan mempersulit proses penyembuhan luka. Karena itu, penting untuk terus mengontrol kadar gula darah dengan pola makan sehat untuk diabetes, olahraga, obat antidiabetes, hingga suntikan insulin jika diperlukan. Anda dapat berkonsultasi ke dokter lebih lanjut untuk mengontrol kadar gula darah.
  • Perhatikan tanda-tanda infeksi
    Infeksi pada luka diebetes terjadi bukan tanpa gejala. Gejala-gejalanya bisa berupa timbul demam, rasa sakit, kemerahan, pembengkakan atau terasa hangat di sekitar luka. Selain tanda-tanda di atas, infeksi juga bisa ditandai dengan luka yang berair, bernanah, disertai bau tidak sedap. Semakin cepat mengenali gejala, semakin dini pula cara merawat luka diabetes bisa dilakukan.
  • Penuhi asupan makanan
    Untuk mempercepat proses penyembuhan luka, Anda juga dianjurkan untuk memerhatikan asupan nutrisi harian. Salah satu nutrisi penting yang harus dipenuhi sehari-sehari untuk merawat luka diabetes adalah protein. Protein diketahui dapat membantu memperbaiki jaringan kulit dan jaringan tubuh lainnya yang mengalami kerusakan. Kebutuhan kalori, lemak, serat, vitamin dan mineral, seperti zinc dan vitamin C, juga penting untuk tercukupi.
  • Hubungi dokter
    Jika luka diabetes tidak membaik dalam waktu 48 jam, atau muncul borok yang semakin banyak maka disarankan untuk segera menghubungi dokter. Jika hal ini tidak segera dilakukan, maka luka akan bertambah parah sehingga sulit untuk ditangani.
Bagaimana perawatan luka diabetes di rumah?

    Bila kaki telah luka, sebaiknya lakukan konsultasi pada dokter untuk penanganan dan cara perawatan luka diabetes. Idealnya luka harus dibersihkan minimal 1x setiap hari. 

    Pembersihan pada luka bertujuan untuk menghilangkan bakteri pada permukaan luka dan melindungi jaringan yang mulai sembuh. Mencuci luka idealnya menggunakan cairan infus yang streril. Cairan yang paling baik untuk mencuci luka adalah carian infus Nacl. Sebaiknya pembersihan dan perawatan luka diabetes di rumah dilakukan oleh tenaga kesehatan yang terampil atau orang yang sudah terlatih.

Persiapan Mencuci luka

  1. Konsultasikan pada tenaga kesehatan cairan apa yang cocok untuk mencuci luka sesuai tingkat keparahan luka.

  2. Sediakan sarung tangan, kain kasa, perban, dan kantong plastik sebagai tempat sampah serta obat lain sesuai anjuran bila ada.

  3. Cucilah tangan dengan air mengalir dengan sabun sebelum melakukan perawatan luka pada penderita lalu lap kering dengan handuk.

  4. Keluarkan bahan-bahan yang telah disiapkan agar mudah segera digunakan saat pencucian luka (dapat dibantu dengan asisten).

  5. Pakailah sarung tangan untuk melindungi diri saat mencuci luka.

Mencuci luka

  1. Bukalah perban pada kaki (bila diperban).

  2. Bila perban kering, siramlah dulu dengan cairan infus nacl agar perban menjadi lembab dan mudah dilepas.

  3. Buanglah perban serta sarung tangan dalam kantung plastik.

  4. Pakailah sarung tangan baru yang bersih.

  5. Bersihkan luka dengan cairan infus nacl dari dalam daerah luka lalu menjauhi daerah sekitar luka (bukan sebaliknya agar kotoran tidak masuk kembali ke dalam luka)

  6. Bersihkan kotoran atau kulit mati disekitar luka (jangan melakukan pengguntingan atau pemotongan jaringan tanpa instruksi tenaga kesehatan).

  7. Jangan menekan atau menggosok bagian luka dengan keras karena dapat membuat luka baru dan sembuh lebih lama.

  8. Keringkan luka dan jaringan sekitarnya dengan kasa secara lembut.

  9. Oleskan atau gunakan obat sesuai anjuran

  10. Tutup kembali luka dengan kasa atau balut kembali dengan perban.

  11. Perban bertujuan untuk menjaga luka tetap lembab, melindungi dari infeksi kuman serta membantu penyembuhan luka.

Langkah diatas adalah cara sederhana yang dapat dilakukan dirumah. Akan tetapi, bila mengalami kesulitan jangan ragu untuk memanggil tenaga kesehatan untuk membantu perawatan luka diabetes saat di rumah.

Konsultasikanlah cara perawatan luka yang tepat dengan dokter. Perawatan luka yang baik diharapkan dapat mempercepat penyembuhan luka dan mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut.

Saya ucapkan terimaksih kepada teman-teman yang telah meluangkan waktunya untuk membaca informasi tersebut, semoga bermanfaat untuk teman-teman semua.
Wassalamualaikum wr.wb

sumber : 
https://www.alodokter.com/mengelola-luka-diabetes-demi-meminimalkan-risiko-yang-lebih-buruk
https://aido.id/health-articles/begini-perawatan-kaki-pada-diabetes/detail

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebutuhan Nutrisi Pada Bayi